diaspora.id logo
Menu
Our
Partner:
Diaspora Pedia
Copyright @2025 diaspora.id
All right reserved

KBRI Bangkok Buka Hotline Darurat untuk WNI Pasca Gempa 7,7 M di Myanmar dan Thailand

oleh | Minggu, 30 Maret 2025 - 05:25 WIB

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Myanmar dan terasa hingga Thailand pada Jumat siang. Titik gempa berlokasi 13 km arah utara-barat laut Kota Sagaing, Myanmar, sekitar pukul 13:00 waktu setempat. Getaran gempa dirasakan kuat di wilayah tengah dan utara Thailand, termasuk Bangkok.

Respons KBRI Bangkok: Hotline Darurat Dibuka

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok segera merespons dengan membuka saluran telepon (hotline) darurat bagi WNI yang membutuhkan bantuan akibat gempa. WNI di Thailand dapat menghubungi hotline pelindungan KBRI di nomor +66-92-903-1103.

Selain itu, KBRI juga menyediakan nomor layanan konsuler di +662-252-3135 dan layanan paspor RI di +66-95-227-3995 untuk keperluan administrasi WNI di Thailand.

KBRI Bangkok mengimbau WNI untuk tetap waspada dan memantau informasi terbaru dari pemerintah Thailand terkait dampak gempa dan upaya penanganan darurat.

Otoritas Thailand Tetapkan Bangkok sebagai Zona Darurat

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, menetapkan Bangkok sebagai zona darurat dan menginstruksikan mobilisasi tanggap bencana. Otoritas metropolitan Bangkok juga merilis hotline darurat 1555 bagi masyarakat yang terdampak, baik untuk melaporkan korban luka maupun mereka yang terjebak di dalam gedung akibat gempa.

Dampak Gempa di Myanmar: Infrastruktur Rusak

Di Myanmar, gempa mengakibatkan kerusakan infrastruktur, terutama di Mandalay. Salah satu yang terdampak adalah Old Sagaing Bridge yang runtuh, memutus akses antara Mandalay dan Sagaing. Otoritas Myanmar telah menyatakan status darurat bencana untuk menangani dampak gempa.

Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban jiwa dalam gempa tersebut, baik di Thailand maupun di Myanmar. Pemerintah terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan KBRI Bangkok untuk memastikan keselamatan WNI di wilayah terdampak.

BACA JUGA:  Prabowo dan Anwar Ibrahim Bertemu di Rumah Tangsi: Momen Persahabatan dan Diskusi Strategis

WNI yang berada di Thailand dan Myanmar diimbau untuk tetap waspada serta mengikuti arahan dari otoritas setempat guna menghindari risiko lebih lanjut.

Artikel Terkait

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Indonesia kembali menunjukkan solidaritasnya kepada sesama negara ASEAN dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Myanmar pada Kamis (3/4/2025). Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, memimpin langsung misi...

Menlu RI Bertemu Dubes Rusia, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Menlu RI Bertemu Dubes Rusia, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Rusia, Sergei G. Tolchenov, di Jakarta pada 27 Maret 2025. Pertemuan ini membahas langkah-langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia...

Menlu Sugiono Bahas Isu Strategis ASEAN dengan Sekjen ASEAN

Menlu Sugiono Bahas Isu Strategis ASEAN dengan Sekjen ASEAN

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal ASEAN, Y.M. Dr. Kao Kim Hourn, pada 25 Maret 2025. Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono menegaskan pentingnya Visi Komunitas ASEAN 2045 sebagai peta jalan strategis untuk memajukan...