diaspora.id logo
Menu
Our
Partner:
Diaspora Pedia
Copyright @2025 diaspora.id
All right reserved

Kemlu RI Pantau Dampak Gempa M 7,7 di Myanmar dan Thailand, Pastikan WNI Aman

oleh | Minggu, 30 Maret 2025 - 10:25 WIB

Gempa berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 mengguncang Myanmar pada Jumat (29/3/2025), dengan titik pusat sekitar 13 km di utara-barat laut Kota Sagaing. Guncangan kuat dirasakan hingga ke Thailand, termasuk Bangkok dan wilayah utara negara tersebut.

Pemantauan WNI di Myanmar

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yangon bergerak cepat dengan melakukan pemantauan dan koordinasi dengan otoritas setempat serta komunitas Indonesia.

“KBRI Yangon tengah memantau dan berkoordinasi dengan otoritas dan komunitas Indonesia untuk mengidentifikasi WNI yang terdampak. Sejauh ini, sejumlah WNI di wilayah Mandalay telah melaporkan dalam keadaan baik. Total WNI yang berada di Myanmar tercatat sekitar 250,” ujar Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemlu RI, Judha Nugraha.

Kerusakan Infrastruktur di Myanmar

Gempa ini menyebabkan kerusakan infrastruktur di beberapa wilayah Myanmar, termasuk Mandalay. Salah satu yang terdampak adalah Old Sagaing Bridge yang menghubungkan Kota Mandalay dengan Sagaing Region, yang kini lumpuh akibat kerusakan parah. Menanggapi situasi ini, Pemerintah Myanmar telah menetapkan status darurat bencana.

Tindakan Darurat di Thailand

Di Thailand, Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra mengeluarkan status darurat di Bangkok dan menginstruksikan berbagai langkah mitigasi. Pemerintah Thailand juga telah:

  • Mengeluarkan peringatan nasional melalui SMS dan media.
  • Meningkatkan kesiapsiagaan militer.
  • Memastikan bandara, rumah sakit, dan layanan transportasi siap menghadapi dampak lebih lanjut.

“Bangkok Metropolitan Authority telah merilis nomor hotline darurat 1555 untuk menerima laporan warga terdampak gempa. Sejauh ini belum terdapat laporan adanya WNI di Thailand yang menjadi korban. Total jumlah WNI yang tercatat menetap di Thailand sebanyak 2.379 orang,” jelas Judha.

Tidak Ada Korban WNI

Hingga saat ini, Kemlu RI memastikan bahwa tidak ada korban WNI di Myanmar maupun Thailand akibat gempa tersebut. Pemantauan dan koordinasi dengan pihak berwenang terus dilakukan guna memastikan keselamatan seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Kunjungi Malaysia, Pererat Hubungan Bilateral dan Terima Tanda Kehormatan Tertinggi

Artikel Terkait

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Indonesia kembali menunjukkan solidaritasnya kepada sesama negara ASEAN dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Myanmar pada Kamis (3/4/2025). Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, memimpin langsung misi...

Menlu RI Bertemu Dubes Rusia, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Menlu RI Bertemu Dubes Rusia, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Rusia, Sergei G. Tolchenov, di Jakarta pada 27 Maret 2025. Pertemuan ini membahas langkah-langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia...

Menlu Sugiono Bahas Isu Strategis ASEAN dengan Sekjen ASEAN

Menlu Sugiono Bahas Isu Strategis ASEAN dengan Sekjen ASEAN

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal ASEAN, Y.M. Dr. Kao Kim Hourn, pada 25 Maret 2025. Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono menegaskan pentingnya Visi Komunitas ASEAN 2045 sebagai peta jalan strategis untuk memajukan...