diaspora.id logo
Menu
Our
Partner:
Diaspora Pedia
Copyright @2025 diaspora.id
All right reserved

Capaian Positif Diplomasi Indonesia: Menjadi Pengaruh Diplomasi Terkuat di ASEAN pada 2024

oleh | Selasa, 10 Desember 2024 - 12:26 WIB

Diplomasi Indonesia berhasil mempertahankan capaian positif selama beberapa tahun terakhir. Sejak tahun 2018, Indonesia meraih prestasi membanggakan dengan berada di posisi tertinggi di Asia Tenggara dengan influencer diplomasinya. Di tahun 2020, skor yang diperoleh mencapai 52,3 poin dan tahun ini kembali menoreng prestasi positifnya dengan tetap bertahan di urutan pertama sebagai Pengaruh Diplomasi Terkuat di Asia Tenggara dengan skor 65,6 poin dari skala 100 poin. Hal ini dirilis oleh Asia Power Index melalui Indeks Pengaruh Diplomatik tahun ini yang menyatakan skor Indonesia meningkat 5,1 poin dibandingkan tahun sebelumnya. 

Berbagai negara Asia Tenggara lainnya juga mendapatkan hasil memuaskan seperti Vietnam yang berada di urutan kedua di Asia Tenggara setelah Indonesia, diikuti oleh Singapura, Malaysia, Thailand serta negara lainnya hingga Timor Leste. Vietnam yang berada di peringkat dua dengan skor 58,6 poin, Singapura dengan skor 57,1 poin mengungguli Malaysia yang memiliki skor 52,9 poin dan diikuti peringkat akhir Timor Leste dengan skor 24,3 poin. 

Indeks Pengaruh Diplomatik yang digunakan menilai beberapa variabel dalam diplomasi, seperti jaringan diplomatik, kekuatan multilateral, dan kebijakan luar negeri suatu negara. Kontribusi Indonesia memberikan prestasi positif dalam penilaian Pengaruh Diplomatik tersebut yang menempatkan Indonesia pada posisi puncak di kawasan Asia Tenggara.

  • Keanggotaan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada tahun 2023

Salah satu hal besar yang dilakukan Indonesia dalam meningkatkan kekuatan Diplomasinya adalah keketuaan Indonesia di ASEAN pada tahun 2023, kontribusi yang dilakukan ada berbagai macam, seperti menjaga relevansi dan sentralitas ASEAN, memulai dan memperkenalkan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific atau AOIP hingga membuat visi jangka panjang ASEAN dalam ASEAN Concord IV. Tentu hal ini tidak hanya memberikan sebatas peran saja dalam jaringan diplomatik dan kekuatan multilateral Indonesia, tetapi lebih dari kontribusinya terhadap pembangunan ASEAN yang lebih nyata.

  • Memiliki jaringan Diplomatik Dunia Terluas di antara negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Fakta bahwa jaringan koneksi Indonesia berada di peringkat ke-23 secara global untuk jaringan koneksi terluas, menempatkan Indonesia berada di posisi puncak untuk wilayah Asia Tenggara, dengan mengoperasikan 130 misi luar negeri. Jaringan Diplomatik merupakan hubungan kerja sama antar negara secara internasional untuk beberapa tujuan seperti mencapai kesepakatan sampai memperkuat hubungan satu sama lain. Indonesia bergerak aktif dalam menjalin hubungan dengan negara-negara lain di seluruh dunia.

BACA JUGA:  Pameran Dagang "Amazing Indonesia: Serving Dhuyufur Rahman" Dorong Ekspor Produk Indonesia ke Arab Saudi

Faktor seperti sejarah yang panjang sebagai negara netral selama Perang Dingin dan Politik ‘Bebas Aktif’ Indonesia yang konsisten, membuat Indonesia lebih mudah menjalin hubungan dengan berbagai negara. Peranan penting Indonesia dalam membantu perjuangan kemerdekaan negara-negara di Benua Asia dan Afrika membuat hubungan Indonesia dengan dua Benua tersebut berjalan dengan baik. Indonesia juga berperan aktif dalam pembangunan global dengan keikutsertaan aktifnya dalam forum-forum internasional.

 


Contributor: Fikri Aji

Artikel Terkait

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Indonesia kembali menunjukkan solidaritasnya kepada sesama negara ASEAN dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Myanmar pada Kamis (3/4/2025). Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, memimpin langsung misi...

Menlu RI Bertemu Dubes Rusia, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Menlu RI Bertemu Dubes Rusia, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Rusia, Sergei G. Tolchenov, di Jakarta pada 27 Maret 2025. Pertemuan ini membahas langkah-langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia...