Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menegaskan bahwa Timnas Indonesia harus tampil dengan formasi yang lebih matang saat menghadapi Timnas Bahrain dalam lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ia berharap tim pelatih tidak lagi melakukan eksperimen dalam penempatan pemain maupun strategi.
Evaluasi Kekalahan dari Australia
Timnas Indonesia sebelumnya mengalami kekalahan telak 1-5 dari Australia, hasil yang dinilai mengecewakan oleh Menpora. Meski demikian, ia percaya bahwa PSSI dan tim pelatih telah melakukan evaluasi menyeluruh.
Menurut Dito, laga melawan Australia merupakan tantangan pertama bagi pelatih baru Patrick Kluivert, yang masih dalam tahap adaptasi bersama tim. Selain itu, beberapa pemain juga menjalani debut di laga tersebut, sementara sesi latihan bersama sebelum pertandingan hanya berlangsung dua kali.
Fokus pada Strategi yang Matang
Menghadapi Bahrain, Menpora berharap skuad Garuda dapat menerapkan strategi yang lebih terstruktur dan efektif. Ia menegaskan pentingnya pemilihan pemain yang tepat serta taktik yang sudah diuji dengan baik.
Dito mengaku enggan memberikan prediksi skor, namun ia optimistis Timnas Indonesia bisa meraih poin dalam pertandingan ini.
Situasi Klasemen dan Jadwal Berikutnya
Timnas Indonesia saat ini berada di posisi keempat Grup C dengan enam poin, tertinggal dari Arab Saudi (sembilan poin), Australia (10 poin), dan Jepang sebagai pemuncak klasemen (19 poin).
Setelah melawan Bahrain, Indonesia masih memiliki dua laga penting, yakni menjamu China pada 5 Juni dan bertandang ke Jepang pada 10 Juni. Pertandingan melawan Bahrain menjadi momen krusial bagi Jay Idzes dan rekan-rekannya untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026.